Jumlah pintu Masjidil Haram di Mekkah

Masjid Agung di Mekkah Masjidil Haram di Mekah, atau Masjidil Haram, dianggap sebagai salah satu masjid terbesar di kalangan umat Islam, yang terletak di kota Makkah al-Mukarramah di bagian barat Kerajaan Arab Saudi, dan di tengahnya adalah Ka’bah Suci, yang merupakan rumah pertama yang disiapkan untuk orang-orang yang menyembah Tuhan di dalamnya. Itu juga merupakan tempat paling suci di muka bumi di antara umat Islam, dan Adab di Masjid Suci (Masjid Agung Mekkah) disebut nama ini karena larangan berperang di sana sejak masuknya Nabi Muhammad, saw, ke Mekah berjaya, dan sholat di sana setara dengan 100 ribu sholat.
Gerbang Masjid Agung Mekkah di masa lalu Di masa lalu di Jahiliyyah dan sebelum masuknya Islam, terminologi gerbang disebut pintu masuk yang terletak di ujung jalan yang mengarah pada kehancuran Ka’bah, dan pintu masuknya disebut al-Fajaj, dan di Di era Nabi, damai dan berkah besertanya, gerbang Tempat Suci Mekah tetap seperti yang disebut dan dijelaskan seperti di Jahiliyyah.

Peneliti menyebutkan jumlah pintu-pintu pada periode itu sebanyak tujuh bab, dan di antara pintu-pintu yang disebutkan dalam biografi Nabi: Bab Bani Makhzum, Gerbang Masjid, Gerbang Penjahit, Gerbang Bani Sahem, Gerbang Bani Jamah, Gerbang Gerbang Besar, dan Gerbang Bani Abd Shams, tetapi pintu-pintu ini bukanlah badan arsitektur apa pun kecuali di era pendamping Umar bin Al-Khattab 638 M, yang memerintahkan penutup dinding pendek di mana ia membuka pintu yang berdekatan dengan pintu-pintu itu , dan pada masa pemerintahan rekan Usman bin Affan pada 646 M, pintu-pintu ini menyaksikan perkembangan arsitektur yang hebat, saat ia memerintahkan penambahan koridor, pembangunan pintu dan penyediaan dua tiang dan atap di atasnya.

Gerbang Masjid Mekah setelah era Khalifah yang Dipandu dengan Benar Masjid Agung Mekah dan Masjidil Haram menjadi saksi perluasan setelah era Khalifah Berpedoman pada Hak, yang pertama adalah bangunan Abdullah bin Al-Zubayr pada tahun 684 M, dimana kawasan Masjidil Haram di Mekah berada meningkat, dan pintu baru dibangun menggantikan yang lama, kemudian diikuti oleh sejumlah besar ekspansi baik di era Umayyah, era Abbasiyah, dan era Ottoman hingga era Saudi, ketika perubahan dilakukan pada pintu di hal konstruksi dan lokasinya.

Pintu Masjidil Haram di Mekkah baru-baru ini Jumlah pintu Masjid Mekah saat ini 176 pintu menuju Masjidil Haram, atap dan basementnya, semuanya terbuat dari jenis kayu terbaik, dibalut logam poles, ditata dengan ornamen tembaga, serta dilengkapi dengan digital Panel indikatif yang menyala hijau jika ada kemungkinan untuk masuk jamaah, dan menyala merah jika tidak ada kemampuan untuk menampung jumlah jamaah tambahan agar tidak menimbulkan keramaian di antara jamaah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *